Hasil Review Kasus Petral


Pertamina Energy Trading Limited (Petral) merupakan anak perusahaan Pertamina diduga melakukan penyelewengan dalam pengadaan minyak. Hal ini diketahui dari hasil audit forensik yang dilakukan oleh KAP KordaMentha asal Australia. Audit Forensik merupakan audit yang berfungsi untuk melakukan audit investigasiterhadap tindak kriminal dan untuk memberikan keterangan saksi ahli (litigation support) di pengadilan. Audit forensik dapat bersifat proaktif maupun reaktif. Proaktif yaitu, audit foerensik yang digunakan untuk mendeteksi adanya kemungkinan risiko terjadinya fraud atau kecurangan. Sedangkan reaktif yaitu, audit akan dilakukan ketika adanya bukti awal terjadinya fraud.

Adapun prosedur yang dilakukan oleh KAP KordaMentha dalam melakukan audit forensik adalah sebagai berikut :

1.        Identifiikasi masalah, yaitu tahap awal yang dilakukan oleh auditor untuk memahami masalah atau kasus yang akan diungkapkan.

2.        Pembicaraan dengan klien, pada tahap ini auditor melakukan pembahasan bersama klien terkait lingkup, kriteria, metodologi audit, limitasi, jangka waktu dan sebagainya, untuk membangun kesepahaman antara auditor dengan klien terhadap penugasan audit.

3.        Pemeriksaan Pendahuluan, pada tahap ini auditor memgumpulkan data awal dan menganalisanya dan pada tahap ini pula auditor akan memutuskan apakah investigasi lebih lanjut perlu diperlukan atau tidak.

4.        Pengembangan rencana pemeriksaan, di tahap ini auditor akan menyusun dokumentasi kasus yang dihadapi, tujuan audit, prosedur pelaksanaan audit, serta tugas individu setiap tim.

5.        Pemeriksaan lanjutan, di tahap ini auditor akan mengumpulkan bukti dan menganalisanya. Pada tahap inilah audit sebenarnya dijalankan. Auditor akan menjalankan teknik-tekniknya untuk mengidentifikasi adanya fraud dan pelaku fraud secara meyakinkan.

6.        Penyusunan laporan, pada tahap ini auditor menyusun laporan hasil audit forensik dimana dalam laporan tersebut setidaknya terdapat 3 poin, yaitu kondisi, kriteria, dan kesimpulan.

Kesimpulan yang dapat ditarik adalah bahwa KAP KordaMentha melakukan audit sesuai dengan prinsip etika akuntansi, yaitu tanggung jawab profesi, integritas, obyektivitas, perilaku profesional, dan standar teknis. KAP KordaMentha sudah melakukan audit sesuai dengan kode etik no. 100 dan 201 tentang independensi dan integritas serta standar umum pada profesi yang ia kerjakan. KAP KordaMentha melakukan audit yang sudah ditentukan objeknya dan audit forensik tersebut telah ditetapkan targetnya. Sehingga KAP KordaMentha hanya menelusur email dan surat menyurat secara forensik dan lebih memfokuskan perusahaan-perusahaan yang menjadi vendor Pertamina. Sehingga hasil audit ini hanya untuk perbaikan dan inefisiensi di tubuh pertamina.

Temuan KAP KordaMentha terhadap kasus Petral ini  adalah :

a.         Mengindikasikan adanya anomali dalam pengadaan minyak oleh Petral pada 2012-2014.

b.        Jaringan mafia minyak dan gas (migas) diperkirakan telah mengeruk uang senilai US$18 miliar atau sekitar Rp 250 triliun dalam tiga tahun dan para pengeruk keuntungan ternyata berafiliasi ke satu badan yang sama.

c.         Adanya penyimpangan dalam proses operasional perusahaan selama periode Januari 2012 hingga Mei 2015.

d.        Adanya karyawan yang terlibat pelanggaran peraturan perusahaan.

e.         Adanya keterlibatan pihak eksternal.

(Kamalia Purwitaningsih, SS-UG, 4EB17)

Sumber :

http://www.tempo.co/read/fokus/2015/11/12/3281/istana-dorong-kasus-petral-ke-kpk

https://www.academia.edu/3686466/Bab_1

http://nasional.sindonews.com/read/1061754/12/dpr-akan-bahas-perbedaan-hasil-audit-bpk-dan-kordhamentha-1447586317

http://www.beritasatu.com/ekonomi/322294-bpk-sebut-audit-kordhamentha-atas-petral-hal-biasa.html

http://katadata.co.id/telaah/2015/11/18/audit-petral-tak-temukan-bukti-korupsi-dan-keterlibatan-mafia-migas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s