Perekonomian Indonesia


1. Multinasional Corporate, sebuah agresi pada wirausahawan

Multinasional  corporate adalah perusahaan yang memiliki banyak cabang di berbagai negara dan biasanya perusahaan induknya berada di negara asalnya. Mereka dapat memiliki pengaruh kuat dalam politik global, karena mereka memiliki pengaruh ekonomi yang kuat.

Karena adanya perusahaan multinasional, banyak wirausahawan yang kalah saing sehingga para wirausahawan banyak yang gulung tikar. Sudah banyak perusahaan multinasional yang melihat peluang pasar yang bagus di Indonesia. Ini akan membuat para wirausahawan Indonesia semakin menipis apabila pemerintah tidak ikut andil dalam menangani hal ini. Perusahaan multinasional dianggap sebuah agresi bagi wirausahawan karena konsumen Indonesia akan banyak yang beralih ke produk-produk perusahaan multinasional yang dianggap sudah terjamin kualitasnya, walaupun harganya mahal. Banyak orang-orang yang tidak setuju dengan perusahaan multinasional karena dianggap hanya akan mengambil keuntungan sebesar-besarnya bagi perusahaan, menguasai sumber daya alam negara, memberikan upah yang sedikit pada pekerja dan menantang kedaulatan negara. 

2. Wajah perekonomian Indonesia, antara kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman dalam menghadapi tantangan global

Di masa ini masyarakat telah memasuki era globalisasi. Alat komunikasi, dan transportasi yang sudah canggih memudahkan informasi dan ilmu pengetahuan masuk ke dalam negara-negara berkembang. Era globalisasi dalam bidang ekonomi telah memaksa berbagai negara untuk melakukan perjanjian perdagangan lintas negara. Perdagangan bebas adalah situasi dimana arus lalu lintas barang, jasa, dan tenaga kerja dari negara satu ke negara lain di dunia tidak memiliki hambatan dalam memasuki negara yang dituju. Perekonomian Indonesia pun mau tidak mau harus memasuki era ini. Dalam memasuki era tersebut terdapat kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman yang akan dihadapi perekonomian di Indonesia.

Umtuk menghadapi era globalisasi dalam bidang ekonomi ini, Indonesia memiliki kekuatan yang cukup untuk menghadapinya. Rata-rata perekonomian Indonesia lebih tinggi daripada Malaysia, Thailand, dan Singapura yaitu sebesar 6,3 persen. Jumlah penduduknya yang banyak pun dapat dijadikan sebagai pendukung pasar potensial dan tenaga kerja. Wilayah yang luas serta sumber daya alam yang banyak pun menambah kekuatan bagi Indonesia. Walaupun Indonesia memiliki kekuatan yang sangat besar tetapi Indonesia juga memiliki kelemahan, yaitu fundamental politik. Banyaknya pusat-pusat produksi baru, dan persaingan arus keuangan dan nilai tukar apabila tidak didukung dengan kebijakan pemerintahan yang tepat, maka akan membuat ekonomi menjadi stagnant. Jadi kebijakan pemerintah sangat membantu ekonomi Indonesia di era globalisasi.

Kesempatan atau peluang bagi Indonesia karena adanya perdagangan bebas di era globalisasi, akan memudahkan  produk Indonesia untuk memasuki pasar luar negeri tanpa hambatan. Tetapi ancamannya adalah produk-produk dari luar negeri akan memasuki pasar Indonesia dimana akan dibandingkan kualitasnya dengan produk Indonesia. Begitu juga dengan tenaga kerja, tenaga-tenaga kerja professional dari luar negeri akan banyak yang berdatangan ke Indonesia. Ini akan menyebabkan banyaknya penduduk Indonesia yang akan kehilangan pekerjaan karena pekerjaan mereka telah dipegang oleh pekerja-pekerja professional dari luar negeri.

Sumber :

http://www.pendidikanislam.net/index.php/makalah/41-makalah-tertulis/275-peluang-dan-ancaman-globalisasi-dan-informasi

http://hankam.kompasiana.com/2010/08/17/globalisasi-peluang-atau-ancaman-228990.html

http://hildaagustina.blogspot.com/2012/03/ekonomi-lemah-karena-politik.html

http://m.hatta-rajasa.info/read/1609/indonesia-siap-menghadapi-aec-2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s