Perbedaan 2 Sekte Aliran Ahmadiyah


Ahmadiyah Lahore

Ahmadiyah lahore atau disebut pula Ahmadiyah Anjuman Isha’at Islam dipimpin oleh Maulawi Muhammad Ali dan berpusat di Lahore. Aliran Ahmadiyah lahore menganggap Mirza Ghulam Ahmad hanya sebagai mujaddid dan mereka masih mengikuti ajaran- ajaran Islam yanng dibawa oleh Nabi Muhammad S.A.W. Karena perbedaan aqidah ini, Ahmadiyah terpecah dan mungkin sulit untuk disatukan kembali. Tetapi menurut Ali Syafi R. Batuah, pengikut aliran Ahmadiyah Qadani, salah satu perpecahan aliran Ahmadiyah karena kegagalan Maulawi Muhammad Ali dalam mencapai ambisinya menjadi khalifah kedua, maka Maulawi Muhammad Ali dan pengikutnya memisahkan diri dan membentuk sekte Ahmadiyah sendiri.

Ahmadiyah Qadian

Aliran Ahmadiyah Qadian mempunyai kepercayaan bahwa Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi. Ahmadiyah Qadian memiliki kitab suci, tempat haji dan perhitungan tahun, bulan, dan tanggal yang berbeda dengan ajaran Islam. Kitab suci Ahmadiyah Qadian adalah Tadzkirah, lebih tebal daripada Al-Qur’an, tetapi isinya serupa dengan yang ada di Al-Qur’an semisal “Dan kami tidak mengutus engkau wahai Mirza Ghulam Ahmad, kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.”   (ayat yang terdapat pada kitab tadzkirah hlm. 634). Tempat haji bagi umat ahmadiyah qadian adalah di Qadian dan di Rabwah, India. Mereka mengatakan, “alangkah celakanya orang yang telah melarang dirinya bersenang-senang dalam haji akbar ke Qadian. Haji ke Mekkah tanpa haji ke Qadian adalah haji yang kering lagi kasar.” Perhitungan tahun dalam ahmadiyah qadian disebut Hijri Samsi atau biasa disingkat HS. Sedangkan nama bulan yang dipakai aliran ahmadiyah qadian adalah 1. Suluh 2. Tablig 3. Aman 4. Syahadah 5. Hijrah 6. Ihsan 7. Wafa 8. Zhuhur 9. Tabuk 10. Ikha’ 11. Nubuwah 12. Fatah. Pengikut Ahmadiyah Qadian meyakini 26 nabi dan 5 kitab suci, yaitu 25 Nabi dan Rasul yang umat Islam yakini ditambah Mirza Ghulam Ahmad. Sedangkan kitab sucinya yang diyakini yaitu 4 kitab suci yang diyakini umat Islam ditambah kitab tadzkirah milik aliran ahmadiyah qadian.

Sumber :

Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI)

http://ainuamri.wordpress.com/2007/11/15/ahmadiah/

http://media.isnet.org/islam/Mahdi/MahdiAhmadiyah4.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s